VOIP Menggunakan 2 server yaitu melakukan panggilan telepon antar kota maupun daerah dengan menggunakan IP Phone
Konfigurasi menggunakan Cisco Packet Tracer
Topologi yang diperlukan
- 2 buah Router 2811
- 2 Switch 2960
- 5 buah IP Phone
#conf t
#host r1
#host SW1
Masuk ke interface yang menuju ke ip phone yaitu fa0/1-3
#int ra fa0/1-3
Switchport masukkan ke vlan 1
#switchport voice vlan 1
#exit
Ganti hostname
#conf t
#host R1
Masuk ke interface yang mengarah ke ip phone dan nyalakan perangkat
#int fa0/0
#no sh
Buat ip dhcp pool untuk diberikan kepada client, masukan network kota a, masukan default router, masukan option, masukan ip dhcp excluded, masukan ip address ke interface yang terhubung ke switch.
#ip dhcp pool voice
#network 192.168.20.0 255.255.255.0
#default-router 192.168.20.1
#option 150 ip 192.168.20.1
#ex
#ip dhcp excluded-address 192.168.20.1
#int fa0/0
#ip add 192.168.20.1 255.255.255.0
#ex
Konfigurasi voip
#telephony-service
#max-ephones 3
#max-dn 3
#ip source-address 192.168.20.1 port 2000
#auto assign 1 to 5
#auto assign 4 to 6
#ex
Konfigurasi dial number
#ephone-dn 1
#number 1001
#ephone-dn 2
#number 100
#ephone-dn 3
Berhasil / Terhubung.
Konfigurasi dikota B
Masuk ke global konfigurasi mode di Switch kedua, ubah hostname
#conf t
#host SW2
Masuk ke interface yang terhubung ke switch dan masukkan switchport ke voice vlan 1
#host SW2
#int ra fa0/1-2
#switchport voice vlan 1
Buat ip dhcp pool, masukkan network kota b, ketik default router untuk gateway, konfig dhcp excluded address, masukkan ip ke interface fa0/0.
#ip dhcp pool voice
#network 192.168.24.0 255.255.255.0
#default-router 192.168.24.1
#option 150 ip 192.168.24.1
#ex
#ip dhcp excluded-addrerss 192.168.24.1
#int fa0/0
#ip add 192.168.24.1 255.255.255.0
#ex
Konfigurasi telephony service
#telephony-service
#max-ephones 2
#max-dn 2
#ip source-address 192.168.24.1 port 2000
#auto assign 1 to 5
#number 2001
#ephone-dn2
#number 2002
Lakukan percobaan untuk membuktikan kota a dan kota b belum bisa terhubung karena belum dilakukan konfigurasi.
Masukkan ip address di interface fa 0/1 di router 1 dan no sh untuk aktifkan interface
#conf t
#ip address 30.30.30.1 255.255.255.252
#no sh
Masukkan ip address di int fa0/0 di Router 2
#int fa0/0
#ip add 192.168.24.1 255.255.255.0
#ex
#int fa0/1
#ip add 30.30.30.2 255.255.255.252
#no sh
Lakukan konfigurasi routing memakai ospf dengan identity contoh 1. masukkan network kota a dengan area 0. ketikkan network yang terhubung ke router dan area yang sama yaitu 0
#router ospf 1
#network 192.168.20.0 255.255.255.0 area 0
#network 30.30.30.0 255.255.255.252 area 0
#ex
lakukan hal yang sama pada router 2
Terlihat 'Loading Done' yang berarti routing ospf berhasil. jika dilihat tabel routing terlihat network dari kota b telah terdaftar dari router 1
Sama seperti router kesatu, router kedua juga sudah berhasil terdaftar
Lakukan konfigurasi dial peer pada router 1, ketik session target dengan ipv4 30 yang dari router 2. destination pattern / number ip phone dari kota B
#dial-peer voice 200 voip
#seesion target ipv4: 30.30.30.2
#destination-pattern 2001
#destination-pattern 2002
#destination-pattern 200.
#ex
Lakukan konfigurasi dial peer pada router kedua, ketik session target dengan ipv4 30 dan number ip phone dari kota A
#dial-peer voice 200 voip
#session-target ipv4:30.30.30.1
#destination-pattern 1001
#destination-pattern 1002
#destination pattern 1003
#destination-pattern 100.
jika kita lakukan tes panggilan terhadap IpPhone yang berbeda router berhasil Connected maka konfigurasi VoIP benar dan sesuai.
























Komentar
Posting Komentar