Langsung ke konten utama

Konfigurasi File Server SAMBA menggunakan PNETLAB

 konfigurasi server samba


Hello guys! welcome back to my blog~ kali ini saya berkesempatan untuk membuat tutorial tentang cara mengkonfigurasi file server SAMBA. Sebelum memulai konfigurasi, pastikan sudah mengimport PNETLAB ke dalam aplikasi emulator VMWare Workstation yaa untuk bisa mendapatkan IP Address yang diakses pada browser Mozilla Firefox. Yuk simak penjelasan tutorial sampai selesai, agar kalian paham step by stepnya.

Oh iyaa, sebelumnya kalian tahu ngga sih apa itu SAMBA server? SAMBA Server merupakan sebuah program dengan protokol client server menjembatani proses penyediaan layanan untuk berbagi data ataupun dokumen antara sistem operasi UNIX dengan sistem operasi Microsoft Windows dan juga memungkinkan untuk menggunakan resource yang didukung secara bersama-sama dalam suatu jaringan.

Nah untuk design topologi yang digunakan akan seperti ini yaa.
First of all yakni lakukan konfigurasi pada Ubuntu Server dengan remote perangkat tersebut dengan cara klik perangkat.

Kemudian lakukan installasi paket samba dengan command apt install samba  dan tunggu proses installasi selesai dilakukan.


Jika sudah selesai menginstall, masuk ke dalam file samba dengan command cd /etc/samba > ls > cp smb.conf smb.conf.backup > ls untuk melihat hasil yang sudah dibackup tadi

Kemudian lanjut mengedit file smb.conf dengan command nano smb.conf

Nah pada tampilan nano, scroll sampai bawah kemudian tambahkan perintah 
[sambaHSRN]
path = /home/samba
valid = aura
writable = yes
browsable = yes
guest ok = no

Lalu jika sudah, keluar dengan cara klik ctrl+X > Y > Enter.


Setelah itu buat user untuk file Samba dengan, contoh nama aura dengan command useradd -m -d /home/samba aura lalu tambahkan password dengan command smbpasswd -a aura dan isi password yang di mau

Kalau tahap sebelumnya sudah dilakukan, maka selanjutnya cek file samba, apakah ada sesuatu yang error pada file smb.conf dengan command testparm

Jikalau ingin melihat semua file konfigurasi, coba remote menggunakan aplikasi Putty dengan cara login Putty, masukkan IP Address kemudian Open

Setelah login, masukkan perintah testparm lalu enter untuk melihat semua hasil konfigurasi

Scroll sampai bawah, jika sudah menemukan perintah [sambaHSRN] maka sudah terdapat folder samba yang diletakkan pada path /home/samba dengan status read only

Setelah itu, buat file pada direktori samba. Masuk dulu kedalam direktori file yang sudah dibuat dengan command cd /home/samba. lalu buatlah file samba dengan command touch latihan.txt dan ls untuk melihat hasil dan jika ingin melihat semua hasil file gunakan perintah ls -al.


Langkah berikutnya lakukan restart pada konfigurasi samba dengan perintah /etc/init.d/smbd restart. Kalau statusnya sudah OK maka proses restart konfigurasi sudah berhasil.

Lalu lakukan installasi samba client dengan perintah apt install smbclient agar bisa melakukan uji samba terhadap ubuntu server

Saat installasi samba client sudah berhasil, lakukanlah pengujian samba dengan perintah smbclient -U aura //192.168.100.126/sambaHSRN lalu masukkan password yang sudah dibuat. lalu masukkan command ls untuk melihat hasil

Jika langkah diatas sudah dilakukan semua, maka beralih untuk mengkonfigurasi Ubuntu Desktop dengan cara klik Ubuntu Desktop tersebut, lalu klik Menu > All > Caja

Akses file samba melalui web browser. klik bagian menu Browse Network > klik tanda pena & kertas > masukkan IP server samba dengan command smb://126.126.126.1/sambaHSRN.

Lalu akan muncul tampilan seperti ini. Connect As = Registered User, masukkan Username dan Password kemudian klik Connect.

Kalau sudah berhasil connect kedalam file samba, maka akan muncul file yang sudah dibuat sbelumnya yakni file latihan.txt.

Lanjut untuk membuat folder baru dengan cara klik kanan lalu klik Create Folder

Tambahkan nama, contoh test folder lalu enter, maka akan muncul tampilan folder yang dibuat.

Dan pastikan apakah folder tadi sudah berhasil ditambahkan kedalam serverHSRN dengan cara > kembali ke terminal ubuntu server dan masukkan command ls 

Kalau file dan folder sudah muncul pada tampilan terminal serverHSRN & tampilan browser samba, maka proses konfigurasi sudah selesai dan berhasil.



Komentar

Postingan populer dari blog ini

KONFIGURASI DHCP SERVER MENGGUNAKAN PNETLAB

 Hallo guys welcome to my blog! Pada kesempatan kali ini, saya akan memberi tahu kalian bagaimana cara mengkonfigurasi dhcp server menggunakan pnetlab. Disini membutuhkan beberapa device tambahan seperti aplikasi virtual VMWare Workstation, Browser Mozila, dan File ISO pnet. Sebelum masuk tutorial, pastikan sudah mengimport pnetlab kedalam VMWare. kemudian masuk ke pnetlab menggunakan browser mozilla dengan ip yang terdapat pada VMWare. login dengan memasukkan user default. Simak penjelasan sampai akhir yaa, agar kalian bisa paham dan mengerti tutorialnya. Pertama-tama login pnetlab  Selanjutnya buat workspace baru  Kemudian tambahkan perangkat switch. klik kanan pada workspace lalu klik 'Node', 'docker.io'. Ubah nama menjadi 'ubuntu server' lalu pada image pilih 'pnetlab/ubuntu_sv:latest', dan pada bagian ethernet, isi sesuai kebutuhan.  isi Eth1 Static IP menjadi '192.168.27.126/24'. lalu Eth2 Static IP menjadi '126.126.126.1/24'. isi D...

Keamanan Jaringan di VirtualBox

  Konfigurasi Sistem Keamanan Jaringan Hello guys! Welcome back to my blog ~ Tutorial kali ini saya akan menjelaskan tentang konfigurasi keamanan jaringan pada aplikasi virtualbox. Sistem Keamanan jaringan ialah seperangkat aturan  dan konfigurasi yang dirancang untuk melindungi intergritas, kerahasiaan dan aksesbilitasi pada jaringan komputer dan data menggunakan teknologi perangkat lunak dan perangkat keras. Berikut tutorialnya. 1. Buatlah 4 mesin virtual dengan vm yang berbeda di virtualbox yakni Debian, Kali Linux, Windows 7 dan Mikrotik .  2. Pertama-tama install mikrotik didalam aplikasi VirtualBox dan login kedalamnya menggunakan user Admin dan password kosong saja lalu klik n untuk melanjutkan.  3. Lalu lakukan request IP Address dari interface yang sedang digunakan yakni ether1 , yang dimana interface tersebut sudah dalam bridge dan interface laptop yang mendapat koneksi internet dengan perintah ip dhcp-client add interface=ether1 disabled=no , dan l...