Langsung ke konten utama

Konfigurasi vps (OpenVZ) pada Proxmox server

 


Hello guys! Welcome back to my blog~ apa kabar kali ini? apakah baik-baik saja? saya harap begitu yaa~ Oh iya, pada tutorial kali ini saya akan membahas tentang konfigurasi vps (OpenVZ). Apakah kalian tau apa itu OpenVZ? 😁 Sini cari tau pengertiannya.
OpenVZ ialah virtualisasi pada tingkat OS atau sistem operasi yang berbasis "Container" pada sistem operasi Linux. Sistem ini merupakan modifikasi dari kernel Linux sehingga membuat server fisik dapat menjalankan beberapa mesin virtual atau containers. OpenVZ ini hanya dapat melakukan virtualisasi untuk sistem operasi berbasis Linux seperti Ubuntu, Debian, CentOS, dll.

Kelebihan OpenVZ
- Dapat meminjam space HDD & RAM (Over Selling)
- Lebih hemat biaya
- Penggunaan memory, CPU, disk, dll dapat disetup atau diubah ketika kondisi VPS sedang running

Kekurangan OpenVZ
- Dapat memperngaruhi kinerja VPS lain jika menggunakan resource berlebih
- Hanya bisa diinstall sistem operasi Linux dengan beberapa distro saja. Tidak bisa install windows
- Beberapa pengaturan ada yang dibatasi mode
- Tidak support SWAP


Pada konfigurasi kali ini akan membuat 3 domain dengan fungsinya masing-masing yakni domain pertama sebagai Web Hosting, domain kedua sebagai Web Server, domain ketiga sebagai File Server.
Pertama-tama, nyalakan VPS nya lalu buka web browser untuk mengetikkan IP address lalu login menggunakan user dan password yang dibuat sebelumnya.


Selanjutnya tambahkan VM dari container yang ada pada OpenVZ dengan klik local(vps) > CT Templates > Templates > pilih jenis VM yang ingin ditambahkan, contoh Ubuntu 20.04.


Setelah itu tunggu sampai proses menginstall selesai dilakukan, jika sudah selesai pastikan ada tulisan TASK ON yang menandakan proses install berhasil dilakukan.


Jika ingin melihat hasil download, bisa dilihat dengan mengklik local(vps) > CT Templates dan terlihat template yang sudah didownload yakni Ubuntu 20.04. Dengan ini bisa menambahkan sebuah container dengan menggunakan templates ini.


Langkah berikutnya klik menu Create CT yang terletak dibagian kanan atas lalu ikuti instruksi yang ada, di menu General tambahkan nama dari CT dan buat password yang akan digunakan saat login nanti sewaktu menjalankan Ubuntu ini, jika sudah klik Next


Lalu untuk bagian Template pilih template ubuntu yang ada dimenu template, jika sudah klik Next


Kemudian untuk bagian Storage tidak perlu diubah atau menggunakan yang default saja yakni local.lvm dan untuk size gunakan 16 GB atau sesuai kebutuhan, jika sudah klik Next


Pada bagian menu CPU isikan jumlab cores yaitu 1 / jumlah core default supaya tidak membebani kinerja VPS, jika sudah klik Next


Dibagian Memory ini sesuaikan saja seperti jika menggunakan tampilan GUI, maka pakai memory yang besar supaya powerfull, namun kalau memakai mode CLI maka tidak perlu menggunakan banyak memory. isi Memory 1 GB dan Swap 512, jika sudah klik Next


Setelah itu pada bagian Network , gunakan Network yang sama dengan VPS yang terhubung ke internet yaitu 192.168.2.126/24 lalu isi pada bagian gateway yaitu 192.168.2.254 , jika sudah klik Next


Berikutnya di menu DNS isi sesuai keinginan seperti ...

Dan terakhir dibagian Summary pastikan dahulu settingan sebelumnya sudah sesuai, jika sudah yakin maka klik Finish 


Lalu tunggu beberapa saat sampai proses install selesai, jika sudah maka close saja


Dikarenakan membuat 3 domain dengan masing-masing servicenya, maka buat lagi dua domain yang lain dengan cara yang sama. Jika sudah membuatnya maka akan muncul pada VPS nya
  • Domain kedua
  • Domain ketiga

Langkah selanjutnya yaitu meremote masing-masing domain. Konfigurasikan domain pertama dengan menambahkan web hosting ajenti. Nyalakan CT nya kemudian klik Console dan login dengan user root dan masukkan passwordnya. Lalu tambahkan paket dengan perintah wget https://raw.githubusercontent.com/ajenti/ajenti/master/scripts/install.sh kemudian enter. Fungsi wget sendiri ialah memasukkan repositori menggunakan link yang sudah ditentukan 




Kemudian dilanjut dengan menjalankan paketnya dengan perintah bash ./install.sh dan tunggu hingga prosesnya selesai

Jika proses berhasil maka akan memunculkan IP dan Port yang bisa digunakan untuk mengakses ajentinya menggunakan web browser 


Dilanjut untuk login pada browser lalu ketik IP Address dan Port sebelumnya lalu login dengan user root serta password


Lalu jika sudah berhasil login yaitu masuk kedalam menu hosting dari ajenti yang dimana bisa menambahkan plugins yang ada jika diperlukan


Seperti ini menu untuk menambahkan plugins


Langkah berikutnya konfigurasikan untuk domain kedua yaitu membuat web server menggunakan IP dan domain yang sudah ditentukan, nyalakan terlebih dahulu containernya lalu klik Start dan masuk ke menu Console dan login menggunakan user root serta password yang dibuat sebelumnya


Setelah itu masukkan perintah apt update untuk memperbaharui sistem yang berjalan serta pastikan tidak error saat mengupdate

Selanjutnya tambahkan bind9 yang berfungsi untuk membuat dan mengatur DNS disistem linux dengan menggunakan perintah  apt install bind9 dan tunggu hingga proses install selesai


Kemudian masuk kedalam direktori bind dengan perintah cd /etc/bind lalu ketik ls untuk menampilkan file yang ada didalamnya dilanjut untuk mengcopy dua file yakni db.127 & db.local dengan perintah 
cp db.local (namafile) 
cp db.127 (namafile)


Berikutnya masuk ke dalam file named.conf.local untuk menambahkan nama domain serta IP dengan perintah 
zone"(namadomain).net"{
type master
file"/etc/bind/(file cp db.local)";
};

zone"(IPnetwork).in-addr.arpa"{
type master
file"/etc/bind/(file cp db.127)";
};

lalu save dengan CTRL + X > Y > ENTER


Setelah itu gunakan perintah nano named.conf.options untuk menambahkan IP forwarders default bisa menggunakan IP gateway maupun DNS google yaitu 8.8.8.8 lalu hapus bagian slash nya (//)


Karena ingin menambahkan domain, masuk kedalam nano akuadalah dari db.local lalu tambahkan nama domain beserta IP Address seperti mengubah localhost menjadi nama domain yakni akuadalah.net dan ubah text ttl menjadi www dan masukkan IP address pada domain 


Dilanjut untuk masuk kedalam nano ip dari db.127 kemudian ubah localhost menjadi nama domain dan menghapus bagian @ serta memasukkan IP & nama domain


Kemudian masuk kedalam nano /etc/resolv.conf untuk menambahkan nama domain dan IP address, fungsi Resolv.conf ini ialah untuk domain resolver / pembalik dari domain menjadi IP Address dan juga sebaliknya


Langah berikutnya yaitu merestart bind9 untuk menampilkan hasil perubahan yang dilakukan dengan perintah systemctl restart bind9.service dan lihat statusnya dengan perintah systemctl status bind9.service untuk melihat running atau tidak



Jika sudah, lakukan pengujian test ping, nslookup & dig pada nama domain yang sudah dibuat serta pastikan semua perintah berhasil dijalankan
  • ping domain, jika reply maka berhasil
  • nslookup domain, pastikan ip address dari domain yang dibuat muncul
  • dig domain, pastikan sudah mendapat ip address pada domain

Lalu untuk menambahkan tampilan web, bisa menggunakan NginX / Apache2, contoh menggunakan Apache2. Ketik perintah apt install apache2 dan tunggu proses install selesai


Dan saat sudah, maka search nama domain yang tadi dibuat atau IP domain di web browser PC sebagai clientnya dan tampilannya akan seperti ini


Langkah Selanjutnya mengkonfigurasi domain ketiga untuk menambahkan file server yaitu Samba. Login menggunakan user root dan password yang sebelumnya dibuat


Lalu  lakukan pembaharuan sistem dengan perintah apt update lalu tunggu hingga selesai


Setelah itu install paket samba dengan perintah apt install samba -y
 
Jika sudah, masuk ke direktori cd /home untuk buat directory pada file samba


Kemudian masuk ke direktori cd /etc/samba untuk mengkonfigurasi samba


Berikutnya edit file smb.conf dengan perintah nano smb.conf. Didalamnya, scroll ke bawah lalu tambahkan perintah seperti dibawah


Setelahnya buat user agar bisa mengakses samba dengan perintah smbpasswd -a root lalu buat passwordnya


Lalu restart untuk menjalankan konfigurasi serta mengecheck statusnya dengan perintah service smbd restart & service smbd status


Dan jalankan layanan samba nya dengan perintah ufw allow samba yang berfungsi untuk mengaktifkan nama samba yang sebelumnya dibuat


Jika sudah, maka akses file samba diwindows dengan hotkeys Win+R lalu masukkan ip addressnya


Akan muncul file samba pada windows seperti dibawah


Kemudian dilanjut untuk mengakses file samba diserver dengan perintah apt install smbclient


Berikutnya masukkan perintah smbclient -U root //192.168.2.125/sambazira > masukkan password > jika berhasil masuk maka ketik ls untuk menampilkan isi file

Setelah itu masuk pada samba yang terdapat di windows untuk membuat file didalam file sambazira , masukkan user root serta password lalu klik OK


Jika sudah masuk, buat file dengan cara klik kanan pada mouse/touchpad > New > Text Document > beri nama dokumen sesuai keinginan


Maka akan muncul file yang sebelumnya dibuat


Lalu kembali lagi pada server untuk melihat file dalam mode CLI, ketik perintah ls maka akan menampilkan file yang sebelumnya dibuat


Dan coba buat file dalam directory sambazira dengan memasukkan perintah cd /home/sambazira selanjutnya buat file dengan perintah touch (namafile).txt dan saat ingin melihat hasilnya, ketik ls 


Pada saat dicheck file diwindows, akan muncul file yang sudah dibuat diservernya seperti contoh di bawah


Komentar

Postingan populer dari blog ini

KONFIGURASI DHCP SERVER MENGGUNAKAN PNETLAB

 Hallo guys welcome to my blog! Pada kesempatan kali ini, saya akan memberi tahu kalian bagaimana cara mengkonfigurasi dhcp server menggunakan pnetlab. Disini membutuhkan beberapa device tambahan seperti aplikasi virtual VMWare Workstation, Browser Mozila, dan File ISO pnet. Sebelum masuk tutorial, pastikan sudah mengimport pnetlab kedalam VMWare. kemudian masuk ke pnetlab menggunakan browser mozilla dengan ip yang terdapat pada VMWare. login dengan memasukkan user default. Simak penjelasan sampai akhir yaa, agar kalian bisa paham dan mengerti tutorialnya. Pertama-tama login pnetlab  Selanjutnya buat workspace baru  Kemudian tambahkan perangkat switch. klik kanan pada workspace lalu klik 'Node', 'docker.io'. Ubah nama menjadi 'ubuntu server' lalu pada image pilih 'pnetlab/ubuntu_sv:latest', dan pada bagian ethernet, isi sesuai kebutuhan.  isi Eth1 Static IP menjadi '192.168.27.126/24'. lalu Eth2 Static IP menjadi '126.126.126.1/24'. isi D...

Keamanan Jaringan di VirtualBox

  Konfigurasi Sistem Keamanan Jaringan Hello guys! Welcome back to my blog ~ Tutorial kali ini saya akan menjelaskan tentang konfigurasi keamanan jaringan pada aplikasi virtualbox. Sistem Keamanan jaringan ialah seperangkat aturan  dan konfigurasi yang dirancang untuk melindungi intergritas, kerahasiaan dan aksesbilitasi pada jaringan komputer dan data menggunakan teknologi perangkat lunak dan perangkat keras. Berikut tutorialnya. 1. Buatlah 4 mesin virtual dengan vm yang berbeda di virtualbox yakni Debian, Kali Linux, Windows 7 dan Mikrotik .  2. Pertama-tama install mikrotik didalam aplikasi VirtualBox dan login kedalamnya menggunakan user Admin dan password kosong saja lalu klik n untuk melanjutkan.  3. Lalu lakukan request IP Address dari interface yang sedang digunakan yakni ether1 , yang dimana interface tersebut sudah dalam bridge dan interface laptop yang mendapat koneksi internet dengan perintah ip dhcp-client add interface=ether1 disabled=no , dan l...